SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI DESA KUTAMPI

Perbekel Desa Kutampi

I Wayan Cemeng

Visi & Misi Desa

  • Dibaca: 333 Pengunjung

1.     V i s i .

“Membangun Desa Kutampi secara optimal baik fisik maupun nonfisik sehingga menjadi desa yang lebih tertata dan maju diberbagai bidang, baik ekonomi, sosial, budaya, mental dan spiritual”.

2.     M i s i .

Dalam rangka pencapaian Visi Desa Kutampimaka dirumuskan Misi sebagai berikut :

  1. Memprioritaskan pembangunan- pembangunan fisik dengan lebih transparan. Bahwa pembangunan fisik adalah prioritas yang tidak bisa dihindarkan. Karenanya harus kita realisasikan dengan transparan.
  2. Meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Menyadari bahwa pemerintah Desa adalah pelayan masyarakat, maka sudah selayaknya bila kami akan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.
  3. Menjadikan pemerintah Desa Kutampiyang bersih, berwibawa, dan solid, bahwa dengan menjadikan pemerintahan yang bersih, maka wibawa pemerintah tumbuh dengan baik. Didukung dengan koordinasi yang harmonis antara Perbekel dan Perangkat Desa, koordinasi antara sesama Perangkat Desa, dan koordinasi antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa maka Pemerintah Desa akan solid.
  4. Memupuk Demokrasi yang berkembang menjadi lebih terarah. Mengeluarkan pendapat adalah hak setiap warga dengan belajar dari kalimat “Musyawarah untuk mufakat” dan dalam bahasa jawa “Ono rembug yo di rembug“ maka dengan demikian pemerintahan akan menjadi demokratis.
  5. Menggali dan mendorong potensi desa yang ada di Desa. Bahwa kita memiliki potensi yang harus selalu digali dan diupayakan untuk terus berkembang untuk menambah PAD. Namun tidak kalah pentingnya adalah kita mempunyai SDM potensial yang selama ini nyaris tak tersentuh yaitu pemuda. Karenanya sudah saatnya generasi muda kita diberi kesempatan dan kepercayaan lebih.
  6. Menggerakan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa. Gotong-royong adalah ciri khas kerukunan Desa. Tetapi hal itu saat ini tidak lagi terlihat. Oleh karena itu dengan semangat kebersamaan mari kita hidupkan kembali gotong – royong yang telah lama hilang dan tenggelam oleh harus modernisasi.
  7. Transparansi pengelolaan keuangan desa. Persoalan yang paling sensitif adalah yang terkait dengan uang. Karenanya transparansi haruslah dilakukan dengan membuat informasi secara periodik kepada masyarakat.
  8. Mempertahankan tradisi dan adat istiadat yang ada di Desa. Hal ini perlu senantiasa dilakukan agar segala tradisi yang ada di Desa sejak nenek moyang kita tetap terjaga. Seperti tradisi “Medelokan dan gotong royong
  • Dibaca: 333 Pengunjung